cinta itu bahasa biner dimana saat lo tidak memilih nol maka jawaban lo juga bukan satu

emang yang namanya cinta , undefined banget.

sekarang siapa yang berani jamin satu definisi cinta bakalan berlaku untuk selamanya?
gue sih gak berani, soalnya menurut gue saat cinta datang menghadang (badai kalii) tiap orang punya sesuatu yang unik.
Misalnya aja saat gue dan dua orang temen gue sama-sama mendapat cinta di saat yang berbarengan. pasti, gue dan dua orang temen gue itu punya something unique in our relationship which another couples do not have that. bingung? sama!

gue bukan dokter cinta, pakar cinta, master cinta atau apalah, i'm just an ordinary people. Hanya saja, gue udah cukup mabok dapet banyak banget problems about love.
sampe kadang kalo nonton sinetron gue bakalan ngomong : "Kok kayanya gue kenal ya?"

jujur, bicara cinta bener-bener kelemahan gue. karena pada dasarnya gue adalah orang yang sangat susah untuk jatuh cinta..

menurut gue, satu hal yang pasti dari cinta adalah ketidakpastiannya sendiri. like i said before, setiap individu punya cinta yang unik. satu untuk setiap pasangan.
karena cinta lo bisa gila,goblok,pinter,rajin, males,waras. macem-macem lah...

gue coba menyoroti cinta yang datang disekitar lingkungan gue.
semua sahabat gue, didatangi cinta dengan cara yang berbeda.
ada yang cinta dengan penuh perjuangan melawan orangtua,dimana sahabat gue harus bermain cinta di wilayah yang sangat-sangat riskan. cinta yang mengharuskan memilih : apakah orang tua atau pacar. dua pilihan yang sama sekali bukan pilihan.
cinta yang sembunyi dari lingkungan karena takut akan vonis masyarakat. dimana masyarakat percaya bahwa jadian sama mantan dari temen sendiri apalagi gebetan temen sama aja dengan backstabber.
cinta yang lancar dan langgeng,berjalan dengan segala macam pernak perniknya sampai sekarang
cinta yang nampaknya tenang tapi sangat menghanyutkan,karena tiba-tiba saja cinta datang dan pergi sesuka hati kaya lagunya BBB.
cinta yang datang dengan kata aneh, karena logika kita gak mampu menerima "kenapa dia memilihnya?" dan tak mampu mencerna "padahal dia kan..."
sampai cinta yang sukses mentransform seseorang, dari seseorang yang berpribadi a sampai menjadi -a.

itu salah lima dari sekian kategori yang masing-masing didalemnya bakalan terbagi dalam hirarki yang jauh lebih besar lagi.jauh lebih banyak lagi.dan jauh lebih macam-macam lagi.

gue sendiri? buat gue , gue seringkali dibingungkan dengan cinta itu. jangan ikutin gue karena gue adalah orang yang cenderung sangat baik dan care sama cewek.
sampai akhirnya gue dibuat bermain logika apakah perasaan yang sebenernya gue rasakan. sebenernya baik dan care sama cewek itu bagus, karena pada dasarnya cewek suka cowok baik dan cowok care, but satu pengecualian.
kalo emang mau PDKT, hilangkan opsi untuk menjadi akrab atau bakalan dapet kata-kata kaya gini : "gue udah nganggep lo sahabat gue banget" atau " Gue udah anggep lo kayak kakak gue sendiri"
well, yang terakhir PALING sering gue alamin, akibat ketololan gue yang sangat akrab sama banyak cewek terutama yang gue sayang.sampai akhirnya gue akan bermellow-mellow ria
dan ujungnya gue akan membuat excuse sendiri kalau, "ah gue ga cinta sama dia, cuma pengen ngelindungin dia aja" terus tertunduk lemas,goblok.

semakin banyak excuse, semakin banyak alasan gue untuk menjauh, mencoba menghilang namun akhirnya gak kuat dan kembali lagi, menjadi prinsip yg bodoh.setidaknya menurut gue, prinsip itu cuma berlaku buat orang goblok yang sebenernya ngebentengin perasaannya sendiri untuk gak lebih tapi ujung-ujungnya bakalan menuntut lebih.
dan gue sering kali diomelin untuk masalah ini, baik oleh orang lain ataupun diri gue sendiri. ngapain sih kakak-adean segala, kalau emang care pengen diperhatiin langsung aja jadian, daripada ntar malah memberikan izin kepada dia untuk menjadi milik orang dan ujung-ujungnya marah?

terakhir kali i'm in love, hmm.. gue mikir, kayanya masih banyak banget excuse yang gue buat untuk 'dia'. mencoba akrab , memberikan kesenangan-kesenangan sampai mencoba tampil perfek dan masuk ke pergaulan 'dia'.
ujung-ujungnya gue menstatementkan : "gue gak cinta sama dia" tapi mikirin dia mulu. idiot.

cinta gue sekarang? kayaknya enggak dulu deh, gue masih mau menyembuhkan luka yang kemaren belom kering. gimana bisa kalau setiap hari selalu ada 'dia' tersimpan dalam mata gue. damn! hahaha
tuh kan cinta udah bikin gue buat excuse lagi.

pada intinya cinta punya seribu macam wajah buat satu orang,dengan berpadunya dua orang maka akan ada dua ribu kemungkinan untuk satu pasang, saat hati berganti maka akan menimbulkan kombinasi lain lagi, 1 hal, jangan main cinta kalau gak siap nangis.

buat gue, kalo emang cinta dibutuhkan sekarang, yang pasti belom buat kawin (dengan umur gue ya) jadi dibawa hepi aja, kalo nyusahin ngapain juga dijalanin.asal jangan jadi stress aja pacaran sama ibu-ibu hamil.

banyak banget quotes cinta, tapi yang gue suka tuh "cinta sejati bukan berakhir bahagia, karena cinta sejati tak punya ending" sama " cinta sejati membuat kita mencintai seseorang tanpa alasan kecuali karena dirinya adalah dirinya"
ini yang buat gue percaya kalo cinta tak harus memiliki tuh salah, cinta pada pandangan pertama itu bener dan cinlok bukan cuma milik artis-artis tolol.

Terakhir:gak pernah ada salah untuk cinta dan cinta itu bahasa biner dimana saat lo tdk memilih nol maka jawaban lo juga bukan satu

Exit dimana ya?